Mengungkap Kasus Pembunuhan di Bandung

Mengungkap Kasus Pembunuhan di Bandung – Saat ini kita sudah tidak asing lagi jika mendengar kata pembunuhan yang seringkali terjadi dan menimpa orang di sekiling kita bahkan kepada orang-orang yang terkenal.

Dalam rentang waktu dua hari, aksi penusukan hingga mengakibatkan korban meninggal dunia terjadi di Kota . Dua orang sudah diamankan oleh polisi terkait pembunuhan itu.

Mengungkap Kasus Pembunuhan di Bandung

Pertama, kasus pembunuhan terjadi pada tanggal 8 Januari lalu di Pasar Induk Caringin.
Kapolrestabes Bandung Kombes Aswin Sipayung menjelaskan, dalam kasus itu terdapat seorang pelaku bernama Deni diamankan polisi. Dia menusuk korban berinisial HD dengan menggunakan senjata tajam ke bagian punggung, dada, dan muka hingga meninggal dunia.
“Tersangka bernama Deni modus operandi menusuk korban menggunakan senjata tajam,” kata dia di czechwithapraguer Mapolrestabes Bandung, Senin (10/1).
Aswin menambahkan, pelaku melakukan aksinya dengan motif balas dendam. Namun, tak dijelaskan secara rinci perihal motif balas dendam yang dimaksud. Menurut dia, secara rinci perihal kasus tersebut bakal diungkap di pengadilan.
“Motif ini adalah karena balas dendam,” ucap dia.

Selanjutnya, kasus kedua terjadi pada tanggal 9 Januari di Jalan Sekelimus Barat. Dalam kasus tersebut, seorang pelaku bernama Mutansar alias Abay ditangkap polisi usai menusuk korban bernama Hadiansyah.

“Jadi modus operandi tersangka melakukan penusukan pada korban menggunakan senjata tajam ke arah leher dan dada korban mengakibatkan korban meninggal dunia,” jelas dia.
Aswin menjelaskan, kasus itu bermula ketika korban dan pelaku sedang bersama-sama menenggak miras. Lalu, korban yang diduga tak menyukai pelaku tiba-tiba datang menghampiri sembari menantang. Tantangan tersebut disambut oleh pelaku yang tiba-tiba mengeluarkan pisau lipat dari sakunya.
“Motifnya ketersinggungan antara korban dan tersangka dari obrolan minum-minum dari obrolan itu ada ucapan maka mereka berkelahi,” jelas dia.
Pisau lipat itu kemudian ditusukkan oleh pelaku ke leher dan dada korban. Usai kejadian, pelaku sempat berupaya melarikan diri sementara itu korban dilarikan ke rumah sakit tapi nyawanya tak tertolong.
“Korban dibawa ke RS Pindad namun sudah dinyatakan meninggal dunia. Pelaku kini ditahan untuk melanjutkan proses hukumnya,” kata dia.

Gabung juga bersama Agen Sbobet Terpercaya dengan cara mendaftar pada https://www.sbobett88.asia/