mood booster makanan

Daftar Makanan Sehat yang Bisa Membuat Mood Naik – Saat ini sudah semakin banyak orang yang ingin memiliki tubuh yang sehat dan sangat ideal. Saat mood sedang buruk, ada banyak cara untuk meningkatkannya kembali. Bisa dengan mendengarkan lagu-lagu upbeat, berolahraga, dan melakukan hobi masing-masing. Yaps! Kamu dapat meningkatkan suasana hatimu cukup dengan melakukan kegiatan yang kamu suka.

Bahkan, sebagian orang memilih untuk makan makanan enak dan lezat untuk meningkatkan kembali mood mereka, seperti makanan yang manis dan berkalori tinggi. Akan tetapi, cara itu dapat memberikan konsekuensi negatif tersendiri mengingat makanan-makanan tersebut kurang sehat.

Daftar Makanan Sehat yang Bisa Membuat Mood Naik

1. Ikan berlemak
Seperti yang kita tahu, hampir semua jenis ikan mengandung asam lemak omega-3. Omega-3 sendiri adalah salah satu asam lemak tak jenuh yang esensial untuk tubuh manusia, tetapi tubuh manusia telah terbuki tak dapat memproduksinya. Maka dari itu, kita mendapatkan kandungan omega-3 dari berbagai jenis makanan, seperti ikan.

Berbagai jenis ikan berlemak health kaya akan dua jenis omega-3, yakni asam dokosaheksaenoat dan asam eikosapentanoat. Dua senyawa tersebut dapat mencegah atau menurunkan tingkat depresi, menurut sebuah tinjauan ilmiah dalam National Center for Biotechnology Information tahun 2016.

Sebuah laporan ilmiah dalam sumber yang sama tahun 2013 menyimpulkan bahwa omega-3 berkontribusi pada fluiditas membran sel otak dan memainkan peran kunci dalam perkembangan otak dan pensinyalan sel.

2. Cokelat hitam
Cokelat kaya akan banyak senyawa peningkat suasana hati. Contohnya, gula yang terkandung dalam cokelat dapat meningkatkan mood karena merupakan sumber bahan bakar yang cepat untuk otak.

Selain itu, cokelat bisa melepaskan kaskade senyawa baik, seperti kafeina, teobromina, dan N-acylethanolamine. Menurut sebuah tinjauan ilmiah dalam National Center for Biotechnology Information tahun 2013, senyawa-senyawa tersebut dapat menjadi mood booster.

Cokelat juga mengandung kadar yang tinggi akan flavonoid, sebuah senyawa alami yang telah terbukti dapat meningkatkan aliran darah ke otak, mengurangi inflamasi, dan dapat mendorong kesehatan otak. Semua hal itu dapat mendukung regulasi mood, menurut tinjauan ilmiah lainnya dalam National Center for Biotechnology Information tahun 2018.

Terakhir, sebuah tinjauan ilmiah berjudul Mood state effects of chocolate dalam sumber yang sama melaporkan cokelat dapat meningkatkan mood karena memiliki rasa, tekstur, dan aroma enak.

3. Pisang
Pisang diketahui adalah salah satu buah yang mengandung Vitamin B6 dalam kadar tinggi. Sebuah jurnal ilmiah dalam National Center for Biotechnology Information tahun 2006 melaporkan bahwa Vitamin B6 dapat membantu menyintesis neurotransmiter yang dapat meningkatkan suasana hati, seperti dopamin dan serotonin.

Menurut FoodData Central milik US Department of Agriculture, sebuah pisang berukuran besar mengandung enam belas gram gula dan 3,5 gram serat.

Sebuah tinjauan ilmiah dalam US National Library of Medicine tahun 2017 menyimpulkan bahwa gula dilepaskan secara perlahan ke aliran darah saat dipasangkan dengan serat. Hal di atas dapat menjaga kadar gula darah secara stabil dan mengontrol mood.

Tak hanya itu, pisang merupakan sumber prebiotik yang sangat baik. Prebiotik sendiri adalah sejenis serat yang membantu memberi makan bakteri sehat di usus. Mikrobioma usus yang kuat dapat dikaitkan dengan tingkat gangguan mood yang lebih rendah, menurut tinjauan ilmiah dalam US National Library of Medicine tahun 2019.

4. Gandum
Gandum dikenal sebagai bahan makanan yang cocok disantap untuk sarapan. Banyak hidangan yang dapat diolah dari gandum, seperti oatmeal. Menurut FoodData Central dari US Department of Agriculture, secangkir gandum dengan berat 81 gram memiliki kandungan serat delapan gram.

Sebuah studi dalam National Center for Biotechnology Information tahun 2006 melaporkan bahwa orang-orang yang mengonsumsi 1,5 sampai enam gram serat untuk sarapan memiliki mood dan tingkat energi yang lebih baik.

Hal ini dapat terjadi karena serat diketahui membantu memperlambat pencernaan karbohidrat, memungkinkan pelepasan gula secara bertahap ke dalam aliran darah untuk menjaga tingkat energi tetap stabil. Kadar gula darah yang stabil bisa mengendalikan perubahan mood.

5. Buah beri
Kamu tahu, gak? Sudah banyak tinjauan ilmiah yang membuktikan bahwa mengonsumsi lebih banyak buah dan sayur dapat mencegah depresi. Salah satunya adalah jurnal dalam National Center for Biotechnology Information tahun 2019. Hal ini dapat terjadi karena diet kaya antioksidan dapat membantu mengelola inflamasi yang terkait dengan depresi.

Sebuah penelitian berjudul dalam National Center for Biotechnology Information tahun 2018 melaporkan bahwa antioksidan dan senyawa fenolik pada buah beri memainkan peran kunci dalam memerangi stres oksidatif.

Gabung juga bersama Agen Sbobet Terpercaya dengan cara mendaftar pada https://www.sbobett88.asia/